2 Alasan Kenapa Surat Lamaranmu Ditolak Dan Cara Mengatasinya

“Surat Lamaran Ditolak? Tenang, Ini 2 Alasan Umum dan Cara Mengatasinya!”

Hai, Sobat! Pernah ngerasain deg-degan ngirim surat lamaran, tapi ujung-ujungnya malah ditolak? Tenang, kamu gak sendirian! Banyak banget pelamar yang mengalami hal yang sama.

Berdasarkan data dari Jobplanet, rata-rata pelamar hanya mendapatkan 1-2 interview dari 10 surat lamaran yang dikirim. Bayangkan, 80% lamaranmu bisa saja ditolak! 😱

Tapi sebelum kamu patah semangat, yuk kita cari tahu dulu kenapa surat lamaranmu bisa ditolak dan bagaimana cara mengatasinya.

"Surat Lamaran Ditolak? Tenang, Ini 2 Alasan Umum dan Cara Mengatasinya!"

Alasan 1: Kurang Menarik dan Gak “Nyentuh” Hati HRD

Percaya atau tidak, HRD itu manusia juga! 😜 Mereka punya perasaan dan preferensi sendiri, dan mereka akan lebih tertarik dengan pelamar yang bisa “mencuri hati” mereka.

Berikut beberapa alasan kenapa surat lamaranmu mungkin kurang menarik:

    • Terlalu Umum dan Gak Spesifik: Kamu cuma ngejelasin pengalaman kerja dan skill yang ada di CV. Gak ada yang unik atau menarik yang bisa membedakan kamu dengan pelamar lain.
    • Gak Menunjukkan Passion dan Antusiasme: Surat lamarannya datar dan gak menunjukkan semangatmu untuk bergabung dengan perusahaan tersebut.
    • Gak Ada Personal Touch: Kamu cuma ngikutin format standar dan gak berusaha untuk menunjukkan kepribadianmu.

"Surat Lamaran Ditolak? Tenang, Ini 2 Alasan Umum dan Cara Mengatasinya!"

  • Kesalahan Tata Bahasa dan Ejaan: Kesalahan ini menunjukkan kurangnya perhatian terhadap detail dan bisa mengurangi kredibilitasmu.
  • Format yang Berantakan: Surat lamaran yang berantakan, susah dibaca, dan gak rapi bisa jadi minus poin.

Bagaimana Mengatasinya?

  • Tulis Surat Lamaran yang Personal: Tunjukkan bahwa kamu memang tertarik dengan perusahaan tersebut dan posisi yang kamu lamar. Jelaskan apa yang membuat kamu tertarik dan bagaimana kamu bisa berkontribusi.
  • Ceritakan Kisahmu: Jangan cuma sebutkan pengalaman kerja, tapi ceritakan bagaimana pengalaman tersebut membentukmu dan bagaimana kamu bisa menerapkannya di perusahaan.
  • Tunjukkan Passion: Berikan contoh konkret bagaimana kamu menunjukkan passion di bidang yang kamu lamar.
  • Tulis dengan Jelas dan Rapi: Pastikan surat lamaranmu bebas dari kesalahan tata bahasa dan ejaan. Gunakan font yang mudah dibaca dan format yang rapi.
  • Sesuaikan dengan Perusahaan: Perhatikan budaya perusahaan dan sesuaikan bahasa dan tone surat lamaranmu.

Alasan 2: Skill dan Pengalaman Gak Sesuai dengan Posisi yang Dilamar

Nah, ini nih yang sering bikin galau. Kamu merasa punya skill dan pengalaman yang relevan, tapi kok ditolak ya? 😥

Berikut beberapa alasan kenapa skill dan pengalamanmu mungkin gak sesuai:

  • Mungkin ada persyaratan spesifik yang gak kamu penuhi: Misalnya, perusahaan mengharuskan pelamar memiliki sertifikasi tertentu atau pengalaman di bidang tertentu.
  • Skill dan Pengalamanmu terlalu umum: Banyak pelamar lain yang punya skill dan pengalaman yang sama, dan kamu belum menunjukkan apa yang membedakanmu.
  • Kamu gak cukup “menjual” skill dan pengalamanmu: Kamu mungkin punya skill dan pengalaman yang relevan, tapi gak bisa mengkomunikasikannya dengan baik dalam surat lamaran.

Leave a Comment